Momen Haru, Pasangan Pengantin Ijab Kabul Di Ruang ICU RSUD Subang

pasangan pengantin menggelar ijab Kabul di ICU RSUD Subang

JABARTRUST.COM, KAB. SUBANG — Bahagia, haru, hingga sedih berkecamuk dalam benak Muhamad Fauzy Ash-Shidiqi (26) dan Yuliza Nanda Stulusi (22). Mereka adalah sepasang pengantin yang justru menggelar akad nikah di rumah sakit, Senin (9/5/2022).

Tak ada hiasan atau dekorasi ala pernikahan pada umumnya. Apalagi, ruangan yang dipakai adalah Ruang ICU RSUD Ciereng, Kabupaten Subang. Semuanya benar-benar sederhana dan apa adanya. Akad nikah ini terpaksa dilakukan di kamar perawatan karena Andri Sutisna (57), Ayah pengantin pria, sedang dirawat. Pengantin pria bersikukuh, momen sacral ini harus disaksikan sang Ayah yang saat ini sedang terbaring karena sakit.

Mereka menikah di ruang ICU Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) karena ayah pengantin laki-laki sedang sakit keras. Sehingga pasangan pengantin Yulita Nanda Stulusi dan Muhammad Fauzy Ash Shidiqi, warga Kecamatan Lembang, Kabupaten Bandung Barat, terpaksa menggelar akad nikah di tempat tak biasa tersebut.

Baca Juga :  Jelang Pemberangkatan, Ratusan Calon Jemaah Haji Kab. Tasikmalaya Ikuti Manasik

Suasana haru pun terlihat ketika pengantin laki-laki memohon doa kepada sang ayah setelah melaksanakan ijab kabuo. Pasangan pengantin ini tak kuasa menahan isak tangis.

Pasangan pengantin ini mengaku lega akhirnya bisa melangsungkan pernikahan dengan disaksikan sang ayah. Mereka juga mengucapkan terima kasih kepada RSUD Subang yang telah mengizinkannya untuk melaksanakan ijab kabul di rumah sakit.

Muhamad Fauzy, sang pengantin pria mengungkapkan, rencana pernikahan dengan kekasih semula akan digelar pada 13 Juli 2022 mendatang. Namun, melihat kondisi sang ayah yang semakin hari semakin menurun, membuat pernikahannya diputuskan dipercepat.

“Allhamdulillah, tadinya tidak bakalan ngambil dipercepat kayak begini, tapi melihat kondisi dari orang tua sendiri yang tidak memungkinkan untuk hadir di acara resepsi, jadi dipercepat,” ujar Fauzy, sapaan akrabnya kepada di RSUD Ciereng Subang, Senin (9/5/2022).

Baca Juga :  Si Cepot Kampanye Percepatan Penurunan Stunting melalui Wayang Golek

Fauzy lalu menuturkan penyakit yang sedang diderita sang ayah dan membuat kondisinya kian hari kian menurun. Menurutnya, sang ayah mengidap penyakit CA Nasofaring atau kanker kelenjar getah Bening yang saat ini sudah masuk pada Stadium 4. Sudah bertahun-tahun penyakit ini diidap sang ayah.

“Lega juga sekarang udah plong. Awalnya sakit kanker kelenjar getah bening, sudah dirawat di RSUD Ciereng ini dua minggu, makin hari makin besar aja terlihat di tenggorokan, jadi makan susah, berat badan juga semakin menurun,” tuturnya.

Sementara itu, saat akad nikah dilangsungkan, di Ruang ICU ini hanya dihadiri lima orang, yaitu penghulu, pengantin, serta dua saksi pernikahan. Hanya 10 menit akad nikah ini dilangsungkan agar Andri bisa kembali beristirahat.

Baca Juga :  DKPP Jabar Beberkan Kendala Vaksinasi PMK

Ucapan terima kasih pun diungkapkan sepasang pengantin. Sebab, mereka diizinkan menggelar akad nikah di ruang perawatan sang ayah.

Kabid Pelayanan RSUD Subang, Arie Ardiansyah mengaku telah memberikan izin kepada pasien dengan alasan kemanusiaan.

“Tentunya kami juga menyiapkan ruangan khusus dan membatasi agar tidak mengganggu pasien yang lain,” ujar dia.

Setelah menggelar ijab kabul di ruang ICU RSUD Subang, pasangan pengantin dan keluarga yang menunggu di luar langsung kembali ke rumahnya. Rencananya, resepsi akan digelar pada 13 Juli 2022 mendatang.*( Harry)