Punya Nilai Filosofi Tinggi, 5 Busana Batik Cirebon Tampil Di Front Row Paris 2022

JABARTRUST.COM, KOTA CIREBON – Selain di kenal kota para wali, Kota Cirebon juga memiliki berbagai macam kebudayaan, mulai dari kesenian hingga batiknya.

Baru-baru ini Nina Septiana salah satu designer ternama di kancah Internasional, membawa beberapa motif batik Cirebon pada ajang Front Row Paris 2022 Perancis yang berlangsung pada 3 – 4 September 2022 lalu.

Nina Septiana sekaligus, pemilik label busana Nina Nugroho tersebut mengatakan, dirinya membawa 5 busana untuk dipamerkan pada ajang Front Row Paris 2022.

“Motif yang kita bawa adalah busana batik yang berasal dari Keraton Kanoman Cirebon, dengan mengambil tema CHARUBAN,” katanya, Sabtu (17/9/2022) malam.

Dirinya melanjutkan, busana yang ditampilkan di Front Row Paris sendiri merupakan busana yang dikategorikan very limited.

Baca Juga :  Demam Fashion Week Citayam, Wakil Ketua DPRD Kota Depok Catwalk di Alun-alun

“Ini bukan persoalan uang, akan tetapi kita lebih memperkenalkan batik Cirebon ke pada dunia agar lebih dikenal lagi,” lanjutnya.

Nina Septiana mengungkapkan, antusiasme masyarakat pada event Front Row Paris 2022 sendiri sangat luar biasa.

“Bahkan para penggiat fashion di Paris sendiri penasaran dengan Cirebon yang kaya sekali akan budaya dan menjaga kebudayaan leluhur melalui filosofi yang dituangkan kepada batik,” ungkapnya.

Dirinya menuturkan, minat masyarakat Paris untuk membeli busana batik kita itu sangat tinggi.

“Tapi kita pending dulu, karena mau sowan ke Cirebon dulu karena sudah fashion show disana, jadi untuk buyer sendiri masih keeping touch,” tuturnya.

Setelah di Paris, brand Nina Nugroho juga akan melakukan fashion show di Milan pada tahun mendatang.

Baca Juga :  Cafe Ikosiba Jadi Buruan Pecinta Kopi Pasca Libur Lebaran

“Kalau di luar negeri kita menargetkan untuk ke Milan, karena untuk di New York dan Paris sudah, untuk event terdekat ada 2 event nasional,” paparnya.

Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Cirebon, Agus Sukmanjaya mengaku sangat bangga dengan tampilnya kebudayaan Cirebon di kancah internasional.

“Ini pertama dan ini akan berlanjut pada fashion show berikutnya, dan nanti ada 2 event nasional dan insyaallah akan mengangkat batik Cirebon lagi,” jelasnya.

Sementara itu, Pihak Keraton Kanoman melalui Ratu Raja Arimbi mengatakan, pihaknya sangat bersyukur dengan tampilnya batik Cirebon di Perancis.

“Untuk motif sendiri kita ada, Kangkungan, Megamendung, Witana, Paksi Nagaliman, dan Liris Keris,” paparnya.

Untuk motif yang paling spesial merupakan motif Kangkungan, yang memiliki nilai filosofis yang tinggi.

Baca Juga :  NBA dan BliBli Perpanjang Kerjasama di Indonesia

“Kangkungan berasal dari kata Ing Kang Agung, karena filosofi tersebut mengajarkan kita untuk selalu ingat kepada sang pencipta,” tandasnya. ***(Sakti)