Kerjasama Masyarakat Diperlukan untuk Tekan Kasus Stunting di Indonesia

Screenshot

Jabartrust.com, Bandung – Stunting, masalah serius dalam tumbuh kembang anak yang disebabkan oleh gizi buruk, infeksi berulang, dan stimulasi sosial yang kurang memadai, menjadi perhatian serius di Indonesia. Anak-anak dikategorikan stunting jika tinggi badannya berada di bawah -2 standar deviasi dari rata-rata tinggi pada usia mereka, yang sering kali diakibatkan oleh kekurangan gizi kronis dan berkepanjangan.

Untuk mengatasi permasalahan ini, Komunitas Indonesia bersatu dalam Audit Kasus Stunting, sebuah inisiatif bersama untuk menekan angka stunting secara signifikan. Langkah ini diperlukan terutama untuk anak-anak di bawah usia 2 tahun, dimana pertumbuhan mereka sangat kritis.

Screenshot

“Dalam menghadapi tantangan ini, kerja sama erat dari semua pihak sangatlah penting,” ujar salah satu tokoh masyarakat. “Kami percaya, dengan kolaborasi yang kuat, Indonesia dapat menjadi negara bebas stunting di masa depan.”

Baca Juga :  Rangkaian BUBOS 2022, Atalia Ridwan Kamil Saksikan KOAS di Pangandaran

Upaya ini membutuhkan partisipasi aktif dari seluruh masyarakat, baik dari sektor pemerintah, swasta, maupun komunitas lokal, untuk menjaga kesehatan generasi mendatang. Melalui kerja keras dan kepedulian bersama, Indonesia menuju “Indonesia New Zero Stunting” bukanlah sekedar impian, tetapi suatu harapan yang nyata untuk masa depan yang lebih baik bagi anak-anak Indonesia.(Nonu)