Pemda Jabar dan Berbagai Pihak Bersinergi Bersihkan Sampah di Sungai Citarum

JABARTRUST.COM, BANDUNG, –Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat, melalui BPBD Jawa Barat, bersama Pemda Kabupaten Bandung Barat, Sektor 9 Citarum Harum, dan relawan, terus melakukan upaya pembersihan sampah di aliran Sungai Citarum, tepatnya di bawah Jembatan Sapan yang menghubungkan Kecamatan Batujajar dan Cihampelas, Kabupaten Bandung Barat.

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Prima Mayaningtias, menyatakan bahwa aksi gerak cepat ini dilakukan secara serentak bersama tim, termasuk dari wilayah sekitar.

“Hari ini 75 persen sudah bersih,” ujar Prima.

Penanganan sampah di aliran Sungai Citarum Sektor 9 juga melibatkan Dinas Kebakaran dan Penanggulangan Bencana (Diskar PB) Kota Bandung untuk membersihkan sisa sampah di bahu jalan.

Baca Juga :  Kejari Subang Tahan Anggota DPRD Subang Inisial S

“Diskar PB Kota Bandung turut bergabung dalam tim yang terdiri dari petugas Pemda Kabupaten Bandung Barat, BPBD Jabar, Kodam III Siliwangi, Dansektor 9, BBWS Citarum, dan relawan lainnya,” tambah Prima.

Tim BPBD Jabar telah memulai operasi pembersihan dengan berbagai peralatan yang dikoordinasikan bersama Dansektor Citarum Harum 8 dan 9.

“Upaya pembersihan akan terus dilakukan dalam waktu lima hingga tujuh hari ke depan dengan meningkatkan pengendalian sampah di seluruh Sub DAS Bandung Raya,” ujar Prima.

Pemda Provinsi Jawa Barat juga berencana menambah alat berat untuk membantu percepatan pembersihan sampah di lokasi.

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Jawa Barat, Ika Mardiah, menambahkan bahwa masyarakat dapat berperan aktif dengan melaporkan kondisi Sungai Citarum, terutama terkait penumpukan sampah, agar segera diatasi. Pelaporan dapat dilakukan melalui aplikasi Sapawarga.

Baca Juga :  Menjaga Kesehatan Mental: RSUD Kota Banjar Hadirkan Ruang Tanjung untuk Caleg

“Kami berharap aparatur desa, kecamatan, dan juga warga untuk menyampaikan laporan atau aduan jika ada lagi penumpukan sampah atau ada yang membuang sampah sembarangan agar segera diatasi tidak sampai menumpuk,” tutur Ika.