Pj. Walikota Bandung Fokus Juga Penanganan Stunting

Jabartrust.com, Bandung – Pj Wali Kota Bandung, Pak Bambang Tirtoyuliono, mengeksekusi kunjungan resmi ke beberapa instansi kota dengan penuh semangat. Dalam rangkaian kunjungan tersebut, beliau menjelajahi Kantor DPPKB, Kantor Disnaker, dan Kantor Satpol PP Kota Bandung, sambil intens mendalami laporan-laporan penting.

Di Kantor DPPKB, Pak Bambang secara aktif terlibat dalam mendengar laporan dari Tim Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (TPPS) Kota Bandung, terkait Penjelasan Kepala Wilayah Stunting (Kepwal Locus Stunting) tahun 2024. Beliau dengan seksama menangkap esensi informasi tersebut, menunjukkan ketertarikannya pada aspek krusial penanganan stunting di wilayahnya.

Tak berhenti di situ, kunjungan berlanjut ke Kantor Disnaker, di mana Pak Bambang menerima laporan dari Badan Perencanaan Pembangunan Daerah dan Litbang (Bappelitbang) terkait Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJPD). Beliau secara tuntas memeriksa dan memahami rincian program pembangunan daerah, menunjukkan komitmen dalam menyongsong masa depan Kota Bandung.

Baca Juga :  Langkah Kementan Hadapi El Nino, Wamentan Tinjau Program JUT di Kabupaten Kuningan

Namun, puncak perhatian Pak Bambang tampak ketika bertandang ke Kantor Satpol PP. Di sana, beliau tidak hanya berfokus pada masalah administratif, namun juga menyoroti isu krusial kesehatan. Dalam kaitannya dengan penanganan stunting, Pj Wali Kota mengingatkan agar pembahasan dengan Kemenkes melibatkan aspek kewilayahan, sebagai elemen kunci dalam memastikan keberlanjutan dan keberhasilan program penanganan stunting di Kota Bandung.

Sebagai pemimpin yang proaktif dan terlibat, Pak Bambang Tirtoyuliono memberikan arahan tegas, menggarisbawahi perlunya kolaborasi dan koordinasi lintas sektoral untuk mengatasi tantangan kesehatan masyarakat. Dalam suasana kunjungan ini, Kota Bandung semakin mengukuhkan komitmennya untuk mencapai standar kesejahteraan yang lebih tinggi melalui upaya bersama dan kebijakan yang terencana dengan matang.(Nonu)

Baca Juga :  Tragedi Pembunuhan di Balik Ruko Kosong Bogor: Kisah Cinta yang Berakhir Tragis