TPPAS REGIONAL LEGOKNANGKA: Pemdaprov Jabar Tandatangani Perjanjian dengan PT JES

JABARTRUST.COM.KOTA BANDUNG —Pemerintah Daerah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan PT Jabar Enviromental Solutions (JES) dalam pengelolaan Tempat Pengolahan dan Pemrosesan Akhir Sampah (TPPAS) Regional Legoknangka. Penandatanganan dilakukan di Gedung Sate, Kota Bandung, pada Jumat (28/6/2024).

Perjanjian ini mengharuskan PT JES untuk mempertahankan rasio utang terhadap ekuitas minimal 80:20. Konsesi perjanjian berlangsung selama 20 tahun dari Tanggal Operasi Komersial (COD) yang diharapkan dimulai pada Februari 2029. Dokumen transaksi harus dipenuhi pada Desember 2024, sementara uji komisioning dijadwalkan pada Agustus 2028. Perjanjian ini juga dilengkapi dengan komitmen dari PT Penjaminan Infrastruktur Indonesia.

Penandatanganan perjanjian ini disaksikan oleh Menko Marvest, Kemenko Perekonomian, perwakilan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, Menteri Keuangan, dan mantan Wakil Menteri Lingkungan Hidup pemerintah Jepang.

Baca Juga :  Usai Lebaran, Pemohon Pembuatan SKCK di Polres Kuningan Membeludak

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin menegaskan komitmen Pemdaprov Jabar sebagai Penanggung Jawab Projek Kerja Sama (PJPK) untuk mengelola sampah regional di Cekungan Bandung dengan mempercepat operasional TPPAS Regional Legoknangka.

“Proyek TPPAS Regional Legoknangka adalah bukti komitmen kami untuk Jawa Barat yang lebih hijau dan bersih. Kolaborasi ini akan membuka jalan bagi pengelolaan sampah yang canggih dan pembangunan berkelanjutan di Bandung Raya,” ujar Bey Machmudin.

TPPAS Regional Legoknangka akan dibangun di atas lahan seluas 20 hektare di Kecamatan Nagreg, Kabupaten Bandung, dan akan menampung sampah dari Kota Bandung, Kabupaten Bandung, Kabupaten Bandung Barat, Kota Cimahi, dan Kabupaten Sumedang. TPPAS ini dirancang untuk mengolah sampah dengan teknologi canggih dan mengkonversinya menjadi energi listrik.

Baca Juga :  PMK Meluas, Peternak Banyak yang Menganggur

Dengan kehadiran TPPAS Regional Legoknangka, diharapkan dapat mengurangi dampak lingkungan dari sampah di Cekungan Bandung sekaligus menyediakan energi listrik yang andal. Namun, upaya pengurangan sampah di tingkat rumah tangga tetap diperlukan dengan dukungan dari pemerintah kabupaten dan kota. Jumlah penduduk metropolitan Bandung Raya terus meningkat, seiring dengan penambahan volume sampah.

Bey menekankan pentingnya komitmen dari bupati dan wali kota terkait untuk menjaga pengelolaan sampah secara mandiri. “Saya berharap komitmen dari bupati dan wali kota yang terkait dengan TPPAS Regional Legoknangka, sampah ini tetap agar terjaga (pengelolaan mandirinya),” kata Bey.