Transformasi BKKBN Jawa Barat: Pelantikan Penyuluh KB Keterampilan Membuka Era Baru

Jabartrust.com, Bandung – Suasana haru dan semangat reformasi terasa kental di Ruang Prabu Siliwangi BKKBN Jawa Barat hari ini, saat Kepala Perwakilan BKKBN Provinsi Jawa Barat, Fazar Supriadi Sentosa, melantik dan mengambil sumpah Penyuluh KB (PKB) keterampilan ke dalam jabatan fungsional PKB keahlian.

Tahun 2024, yang digambarkan sebagai tahun evaluasi capaian strategis BKKBN, menjadi momentum penting bagi pejabat yang dilantik untuk mendorong percepatan Renstra 2020-2024 dan optimalisasi realisasi anggaran. Dalam sambutannya, Fazar Supriadi Sentosa menegaskan arti penting terbitnya Peraturan Menteri PAN RB Nomor 1 Tahun 2023 tentang Jabatan Fungsional. “Kami berharap, dengan regulasi ini, saudara dapat memberikan lompatan besar terhadap reformasi birokrasi dan transformasi institusi yang sedang dan terus dilaksanakan,” ucapnya penuh semangat.

Baca Juga :  Pelayanan Cepat & Terbaik Merupakan Wujud Bela Negara Jasa Raharja  

Perubahan paradigma juga menjadi fokus dalam pidato pelantikan ini. Fazar menekankan perlunya pola pikir pejabat fungsional yang berorientasi kepada kinerja, bukan sekadar angka kredit. “ASN harus menjadi lebih lincah, dinamis, produktif, serta memiliki dampak langsung kepada indikator kinerja institusi,” tandasnya.

Acara yang dihadiri oleh Ketua Tim Kerja Hubalila, AKIE dan Kehumasan serta Ketua Tim Akses, Kualitas Layanan KB dan Kespro, sebagai saksi, menandai langkah maju bagi BKKBN Jawa Barat dalam membangun tenaga kerja yang kompeten dan berdedikasi untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat melalui program Keluarga Berencana.

Pelantikan hari ini tidak hanya sebuah upacara formal, tetapi juga simbol komitmen BKKBN dalam menjangkau lebih banyak keluarga dengan layanan yang lebih baik dan berdaya. Ini adalah awal yang cerah bagi transformasi pelayanan publik di bidang kesehatan reproduksi dan keluarga berencana di Jawa Barat.(Nonu)

Baca Juga :  Dampingi Kasus Perempuan, Fatayat NU MoU Dengan LBH Ansor