Uu Ruzhanul Tinjau SmartTren di Depok

kegiatan Milenial SmartTren Ramadhan 1443 H di SMA Negeri 1 Depok / Humas Jabar
kegiatan Milenial SmartTren Ramadhan 1443 H di SMA Negeri 1 Depok / Humas Jabar

 

JABARTRUST.COM,KOTA DEPOK – Wakil Gubernur Jawa Barat Uu Ruzhanul Ulum meninjau pelaksanaan kegiatan Milenial SmartTren Ramadhan 1443 H di SMA Negeri 1 Depok, Pancoran Mas, Kota Depok, Senin kemarin.

Pak Uu sapaan Wagub Jabar mengemukakan, SmartTren merupakan program Pemda Provinsi Jabar yang bertujuan untuk memberikan pengajaran keagamaan selama bulan suci Ramadhan kepada siswa SMA, SMK, SLB dan Madrasah Aliyah.

Menurut Pak Uu, program pesantren pintar singkat ini sesuai dengan visi Jabar Juara Lahir Batin, dan tujuan pembentukan karakter. Ia berharap, program SmartTren ini menjadi penyeimbang wawasan para siswa, tidak hanya pengetahuan umum tetapi juga kecerdasan moralitas yang berbudi pekerti luhur.

“Tujuan SmartTren ini adalah memberikan pemahaman terhadap anak siswa SLTA tentang pendidikan yang bersifat ukhrawi, karena selama ini mereka kebanyakan diberikan pendidikan yang bersifat duniawi,” kata Pak Uu.

“Harapan kami mereka akan menjadi masyarakat intelektual yang wasathiyah, artinya seimbang, disamping memiliki ilmu duniawi namun juga memiliki ilmu surgawi. Ini sesuai dengan program Jabar Juara Lahir Batin dan program Presiden yaitu Nawacita,” imbuhnya.

Baca Juga :  Pemindahan Penerbangan Pesawat Jet dan Keberangkatan Haji-Umrah ke BIJB Kertajati Menarik Minat Investor

Pak Uu menyebutkan, pada pelaksanaannya, SmartTren ini melibatkan peran aktif kiai dan ulama, yang memberikan pengajaran ilmu agama kepada siswa selama dua pekan di bulan suci Ramadhan. Sedangkan bagi siswa yang nonmuslim, pengajaran keagamaan dilakukan dengan menyesuaikan pemuka agama masing-masing.

“Yang nonmuslim juga belajar oleh rohaniwan masing-masing, supaya ada kesamaan dalam memahami pendidikan ukhrawi di setiap umat beragama,” ucapnya.

Adapun materi keagamaan yang diberikan selama SmartTren antara lain terkait ketauhidan, penguatan akidah, ilmu fikih muamalah, serta tata cara penerapan ibadah sehari-hari.*** (Mantoz)