Wakil Bupati Pangandaran Dorong Kolaborasi Melawan Stunting

Jabartrust, PANGANDARAN – Kantor Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Pangandaran menjadi saksi penting dalam perhelatan pertemuan dan rapat monitoring dan evaluasi (Monev) Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) dan Tim Pendamping Keluarga (TPK) pada Jumat (15/12).

Wakil Bupati Pangandaran, H Ujang Endin Indrawan, hadir dan membuka pertemuan tersebut dengan mengingatkan seluruh stakeholders untuk terus meningkatkan kolaborasi dan intervensi penurunan stunting. Ia berharap agar ancaman “lost generation” sebagai akibat stunting dapat dihindari di Pangandaran.

“Berdasarkan laporan, saat ini kasus stunting di Pangandaran mencapai 425 kasus dan sudah ditangani melalui pendampingan dan pemberian makanan tambahan (PMT) selama 3 bulan dengan dukungan anggaran APBD,” ungkapnya.

Baca Juga :  Jabar Tuan Rumah Forum Asia Timur - Amerika Latin 2023

H Ujang Endin mengajak semua pihak untuk melakukan intervensi Percepatan Penurunan Stunting (PPS) yang dimulai dari hulu, yaitu dengan melibatkan remaja, calon pengantin (catin), ibu hamil, ibu menyusui, dan anak usia 0 – 59 bulan, serta mengunjungi Posyandu secara rutin.

“Intervensi yang dimulai dari hulu dapat mencegah stunting, sehingga potensi lost generation dapat dihindari,” ujarnya.

Wabup Pangandaran, yang juga menjabat sebagai Ketua TPPS Kabupaten Pangandaran, menegaskan pentingnya laporan perkembangan dari intervensi yang dilakukan oleh berbagai pihak. Ia meminta agar laporan terkait intervensi stunting disusun secara lebih detail untuk menghasilkan data baseline perencanaan dan kebijakan ke depan.

Penyuluh KB Ahli Utama BKKBN RI, Eli Kusnaeli, mengakui bahwa kegiatan PPS di Kabupaten Pangandaran sudah berjalan baik sesuai dengan harapan Perpres 72 tahun 2021. Menurutnya, keberhasilan ini tak lepas dari kepemimpinan Wakil Bupati Pangandaran.

Baca Juga :  Emil Lantik Yana Mulyana Untuk Jaga  Kondusivitas Bandung Jelang Tahun Politik 2024

“Di Perpres 72 tahun 2021, strategi menaikkan level koordinator dari tingkat Kabupaten/kota sampai pusat, membuat Wakil Kepala Daerah menjadi Ketua TPPS. Hal ini telah terlaksana dengan baik di Pangandaran,” terang Eli.

Ia menyampaikan apresiasi atas kerja keras Pemerintah Kabupaten Pangandaran dalam menurunkan angka stunting, terutama dengan terbentuknya TPPS dan TPK hingga tingkat desa. Eli yakin bahwa hasil survei kesehatan Indonesia (SKI) tahun 2023 akan menunjukkan penurunan yang signifikan. (Nonu)