Kampung KB Barokah Kolaborasi Tangkal Stunting

Jabartrust, Bandung – Pada tanggal 3 April 2024, tim Mupen DPPKB Kota Bandung melakukan wawar dan monitoring evaluasi di Kampung KB Barokah, Kelurahan Margasari, Kecamatan Buah Batu. Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh Bu Kenny Dewi Kaniasari S.Sos, MA, selaku kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana.

Bu Siti Romlah, Kepala Bidang Penyuluhan dan Penggerakan, menekankan pentingnya peran Kampung KB dalam menurunkan angka stunting, terutama di Kelurahan Margasari yang memiliki angka stunting tertinggi di Kota Bandung. Kolaborasi dari TPK dan kader Posyandu menjadi kunci dalam upaya ini.

Kadis juga menyoroti pentingnya kolaborasi lintas sektor eksternal, CSR, dan dukungan dari pihak kelurahan untuk fokus pada penurunan stunting. Meski Kelurahan Margasari memiliki 21 RW, berbagai upaya telah dilakukan, berhasil menurunkan jumlah anak risiko stunting dari 204 menjadi 184 anak.

Baca Juga :  Ini Cara Mursid Cegah PMK pada Sapi Dagangannya

Pemanfaatan DASHAT yang didukung oleh pihak kelurahan, kecamatan, dan provider XL menjadi salah satu kegiatan yang dilakukan, dengan bantuan tersebut digunakan untuk pemberian PMT bagi anak risiko stunting.

Sementara itu, kepengurusan Kampung KB masih terpusat di RW 18, namun akan direstrukturisasi dengan pembentukan 4 Pokja dalam waktu dekat. Meski masih dalam proses, kualifikasi Kampung KB Barokah telah menunjukkan progres signifikan, dengan prestasi sebagai juara dalam beberapa kompetisi tingkat Kota Bandung.

Kampung KB Barokah terus berbenah, menjadi sumber berkah dan semangat bagi warga sekitarnya. Semoga keberhasilan ini terus meningkat dan berkelanjutan untuk kesejahteraan anak-anak di sana. (Nonu)