Ini Daerah yang Dapat Penghargaan Kinerja Terbaik Penurunan Angka Stunting Jabar 2023

Jabartrust, Sukabumi – Pemerintah Kota Sukabumi terus berkomitmen dan menggeluti perjuangan menurunkan angka prevalensi tengkes (stunting) dalam masyarakatnya. Upaya keras ini membawa Kota Sukabumi meraih penghargaan prestisius sebagai Kabupaten/Kota dengan Kinerja Terbaik dalam Pelaksanaan Aksi Konvergensi Penurunan Angka Stunting Tahun 2023.

Acara penerimaan penghargaan digelar pada Selasa, 28 November 2023, di Hotel Savoy Homann, Bandung. Penjabat Wali Kota Sukabumi, Kusmana Hartadji, bersama dengan Penjabat Ketua TP PKK Kota Sukabumi, Diana Rahesti, dan Kepala Dinas Dalduk KBP3APM, Yadi Mulyadi, hadir untuk menerima penghargaan tersebut.

Prestasi ini menunjukkan keseriusan dan dedikasi pemerintah setempat dalam mengatasi permasalahan stunting. Kusmana Hartadji, dalam sambutannya, menyampaikan rasa syukur atas penghargaan tersebut dan mengakui bahwa capaian ini adalah hasil kerjasama tim.

Baca Juga :  Perayaan Hari Guru Nasional dan HUT PGRI ke-78 di Kecamatan Padaherang

“Alhamdulilah, Kota Sukabumi memperoleh penghargaan dengan kinerja terbaik ke II Kabupaten/Kota dalam pelaksanaan aksi konvergensi penurunan stunting tahun 2023. Ini adalah berkat kerja sama tim. Kita punya tim, dari Dalduk DKP3APM,” ungkap Kusmana.

Meskipun mendapat penghargaan, Kusmana menyadari bahwa Kota Sukabumi masih memiliki tantangan besar dalam menurunkan angka tengkes atau stunting. Dengan rendah hati, ia menyebutkan bahwa ini adalah awal dari perjalanan panjang, dan masih ada pekerjaan rumah yang harus diselesaikan.

“Tapi kita masih punya PR ke depan. Mulai saat ini kita memulai lagi, bagaimana upaya-upaya kita untuk terus menurunkan angka stunting sampai ke target yang sudah ditetapkan oleh pemerintah,” tambahnya.

Baca Juga :  Tragedi Jalancagak: Pembunuhan Tuti dan Amel Terkuak, Motif Uang Meruncingkan Kejamnya Rekayasa Pembunuhan

Saat ini, angka prevalensi tengkes di Kota Sukabumi sudah mencapai 19,2%, namun Pemerintah Kota yakin bahwa target 14% dapat tercapai pada tahun 2024 melalui upaya-upaya pencegahan dan program-program yang lebih kuat. Kusmana menegaskan bahwa penguatan akan dilakukan melalui program-program yang turun langsung ke lokasi yang terindikasi mengalami stunting.

Perjuangan Kota Sukabumi dalam meraih kesejahteraan masyarakatnya melalui penurunan stunting terus menjadi inspirasi bagi kabupaten/kota lainnya di Jawa Barat. Dengan semangat yang sama, Kota Sukabumi memasuki tahun 2024 dengan tekad bulat untuk mencapai target yang lebih baik dalam mengatasi permasalahan stunting. (Nonu)