Jelang Masa Tenang Panwaslu Kadipaten Minta Kampanye Ada Pemberitahuan Akurat

Jabartrust.com, Majalengka – Panwaslu Kecamatan Kadipaten mencatat lebih dari 3 kali pelaksanaan kampanye dilaksanakan di wilayah kerjanya jelang masa tenang pemilu 2024.
Baik itu kampanye calon presiden, caleg DPR RI, DPRD Provinsi maupun DPRD Kabupaten. Upaya pengawasan yang dilakukan panwaslu Kadipaten jelang masa tenang ini untuk meminimalisir terjadi pelanggaran maupun money politik.
Ketua Panwaslu Kecamatan Kadipaten, Kabupaten Majalengka, Ate Sidik didampingi Kordiv Penanganan Pelanggaran dan Penyelesaian Sengketa , Fenny Widawati mengatakan ketika kampanye akan dilaksanakan di Kadipaten mendapat pemberitahuan dari kepolisian dan dari peserta pemilu.


Dikatakannya salah satu capres no urut 3 Ganjar Pranowo pernah berkunjung di Desa Heuleut, silatuhrami dan berdialog dengan pengasuh Pontres Mansyaul Huda.
Kadang yang jadi masalah bagi panwaslu Kadipaten, sambung Ate Sidik, ketika ada informasi jadwal kampanye peserta pemilu yang dishare lewat kabupaten atau bawaslu saat akan di awasi, pelaksanaanya tidak ada.
“Kami berdasarkan kegiatan dilapangan sehingga berbeda penginputan dengan yang di bawaslu,” keluhnya.
Mungkin tidak terlalu banyak sekitar dua atau tiga kegiatan yang tidak dilaksanakan oleh peserta pemilu sesuai pemberitahuan dari atas.
Karena dalam PKPU Nomor 15 tahun 2023 petugas kampanye harus menyampaikan pemberitahuan terlebih dahulu.
Lebih jauh Ate Sidik mengungkapkan di Kecamatan Kadipaten sendiri beberapa kampanye telah dilaksanakan oleh Caleg DPR RI Dapil IX di Desa Liangjulang yaitu dari PAN Farah Putri, PDIP Mikel Sinaga, dengan jumlah keseluruhan sekitar 9 Caleg.
Sementara itu caleg DPRD Provinsi dari PKB di Desa Karangsambung melaksanakan tatap muka dan baksos dan dari DPRD Kabupaten 11 kegiatan.
Rencananya Bawaslu Kabupaten Majalengka pada 5 Januari akan melakukan validasi data dan menyambut masa tenang Panwaslu Kadipaten sudah melayangkan surat ke parpol dan PPK untuk menertibkan alat peraga kampanye yang menyalahi aturan atau melanggar estetika. (ER)

Baca Juga :  Percepat Sortir Surat Suara KPU Pangandaran Libatkan Warga 2 Kecamatan