Gelar Apel Pasukan di Pangandaran, Ribuan Botol Miras, Petasan dan Knalpot Brong Dimusnahkan

JABARTRUST.COM, PANGANDARAN – Jelang liburan lebaran hari raya Idul Fitri, Polres Pangandaran melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2023 di alun-alun Parigi, Senin 17 April 2023.

Apel yang dipimpin oleh Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat yang dihadiri unsur Muspida tersebut untuk mengecek kesiapan personel dalam pelaksanaan Operasi Ketupat 2023 pada saat liburan lebaran nanti.

Kapolres Pangandaran AKBP Hidayat mengatakan, menjelang liburan lebaran, Polri bersama TNI dan stakeholder lainnya melaksanakan apel gelar pasukan Operasi Ketupat Lodaya 2023 yang dilanjutkan dengan pemusnahan barang bukti minuman keras (miras), petasan dan kenalpot bising.

Kata Hidayat, ada sekitar 1.400 botol miras dari berbagai merek, 5.000 petasan dan 38 knalpot bising hasil operasi kegiatan yang ditingkatkan dari tanggal 1 hingga 16 April 2023.

“Ternyata di tiap-tiap kecamatan di wilayah Kabupaten Pangandaran masih didapati penjualan miras. Yang paling banyak ada di wilayah Kecamatan Pangandaran,” kata Hidayat.

Baca Juga :  KPU Kab. Pangandaran Gelar Rapat Pleno Daftar Pemilih Sementara

Menurut Hidayat, Pemerintah Daerah telah menerbitkan Peraturan daerah (Perda) dan Peraturan Bupati (Perbup) Tentang Miras.

“Dan kami akan mempelajari Perda dan Perbup Tentang Miras yang akan disosialisasikan oleh pihak Satpol PP,” ujarnya.

Seraya dirinya menegaskan, Polres Pangandaran akan terus melaksanakan operasi apabila ada pelanggaran terhadap Perda yang telah diatur.

Sedangkan untuk kesiapan Operasi Ketupat Lodaya 2023, Hidayat menyampaikan, pasukan yang disiapkan sejumlah 523 personel yang terdiri dari 235 anggota Polri, TNI, Satpol PP dan instansi terkait lainnya seperti Basarnas, BPBD, mitra Kamtibmas, Satgas Jaga Lembur, Balawista dan lainnya.

“Karena Pangandaran adalah daerah wisata yang dipastikan pada H+1 hari raya Idul Fitri akan terjadi peningkatan kunjungan wisata, khususnya ke pantai Pangandaran,” ujarnya.

Apalagi kata dia, di liburan lebaran tahun ini diprediksi bakal ada peningkatan arus mudik yang berpotensi pada peningkatan kunjungan ke objek wisata.

Baca Juga :  Sidang Praperadilan Kedua, Kedua Belah Pihak Berikan Tanggapan

“Kami dari Polri bersama TNI dan Dinas Perhubungan sudah melakukan melakukan pemetaan rekayasa jalur untuk mengantisipasi kemacetan kendaraan, khususnya di kawasan objek wisata di kab Pangandaran,” pungkasnya.

Sementara Dandim 0625 Pangandaran Letkol Arm. Yusuf Andriyanto menambahkan, TNI akan bekerjasama dengan Polri dan Pemerintah Daerah dalam pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya 2023 serta PAM liburan Lebaran di objek wisata yang ada di Kabupaten Pangandaran.

“Kami akan mengerahkan anggotanya untuk pelaksanaan Operasi Ketupat Lodaya dan liburan lebaran di Pangandaran,” ujar Letkol Yusuf.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, hasil laporan dari Kasat narkoba Polres Pangandaran ternyata tidak hanya di wilayah Kecamatan Pangandaran saja, ternyata di daerah-daerah pelosok seperti di Kecamatan Cigugur juga ada yang menjual miras.

“Sehingga ini menjadi motivasi agar pengendalian minuman beralkohol ini harus segera dilakukan. Regulasinya sudah diterbitkan, sekarang tahap sosialisasi selama 2 bulan,” kata Jeje didampingi Sekda Kusdiana.

Baca Juga :  87 Atlit Asal Pangandaran Ikuti Porsenitas

Namun kata Jeje, pelaksanaan sosialisasi tidak hanya dengan Aparat Penegak Hukum (APH) dan Satpol PP tentang aspek-aspek aturan yang berkaitan dengan pengendalian baik dari Undang-undang dan Perda saja, tetapi dirinya minta dari para alim ulama untuk menyentuh apa hukumnya ketika berjualan miras yang berakibat fatal terhadap generasi muda.

“Jadi dari MUI mensosialisasikan dari sisi agama, apa hukumnya apabila mengedarkan minuman keras,” kata Jeje.

Ia menegaskan, karena Pangandaran sebagai daerah pariwisata, pemerintah daerah tidak menghapuskan penjualan miras, tetapi dalam rangka pengendalian sebagaimana yang diatur dalam Peraturan Daerah dan Peraturan Bupati.

“Yang paling penting tidak terjangkau oleh anak-anak muda,” kata Jeje.

Ditanya soal antisipasi kemacetan saat liburan lebaran di kawasan objek wisata, dirinya sudah mempercayakan kepada pihak Polres Pangandaran dan Dinas Perhubungan untuk mengantisipasi kemacetan tersebut.***