Tragedi di Apartemen Jardin: Pembunuhan Akibat Kencan Online Berujung Pembunuhan

Jabartrust.com, Bandung – Kota Bandung diguncang oleh tragedi di Apartemen Jardin, di Jalan Cihampelas, yang mengungkap kengerian di balik kencan online. Pelaku berinisial NH (35) diketahui membunuh korban, SJ (31), karena kesal akibat permintaan bayaran di luar kesepakatan setelah berhubungan intim.

Kapolrestabes Bandung, Kombes Pol Budi Sartono, mengungkapkan bahwa kejadian itu berawal pada Selasa, 9 April 2024, sekitar pukul 22.00 WIB. Korban diundang oleh pelaku untuk kencan online di Apartemen Jardin, dengan harga kesepakatan Rp 2 juta untuk waktu lama.

Namun, setelah sekali berhubungan intim, korban meminta pulang dan menuntut bayaran tambahan Rp 4 juta. Ketika pelaku menolak dan hanya membayar separuh dari kesepakatan awal, korban menjadi marah dan menekan pelaku. Emosi melanda, pelaku membekap dan mencekik korban hingga meninggal dunia.

Baca Juga :  Jumlah Janda di Bandung Meningkat Usai Lebaran 2024

Pelaku melarikan diri ke Jakarta pada Rabu, 10 April 2024, menggunakan bus. Sementara korban ditinggalkan di apartemen dalam keadaan tidak bernyawa. Penemuan mayat korban dilaporkan setelah satu hari tidak ada kabar dari korban.

Saat diperiksa, apartemen tersebut terindikasi sebagai tempat kejadian perkara. Tim Inafis dari Polrestabes Bandung dan Polsek Coblong menemukan tanda-tanda kekerasan pada korban.

Dilaporkan bahwa pelaku telah menyewa apartemen tersebut selama sekitar satu bulan sebelum kejadian. Setelah diidentifikasi, pelaku berhasil ditangkap di kawasan Melawai, Jakarta Selatan.

Kejadian tragis ini menyoroti risiko dan bahaya yang terkait dengan kencan online. Kasus ini juga memicu peringatan tentang pentingnya keamanan dalam berinteraksi secara daring dan menegaskan perlunya pencegahan terhadap kekerasan dalam situasi seperti ini.

Baca Juga :  Teriakan Minta Tolong! Seorang Anak Tenggelam di Bendungan Ciputra Haji

#Pembunuhan #KencanOnline #Tragedi #KotaBandung #Kriminalitas #KeamananDaring #Keselamatan