Warga Tewas di Atap Rumah, Diduga Tersengat Listrik

Jabartrust, Bandung – Seorang warga bernama Tito Sulistio (52) ditemukan tewas di atap rumahnya di Jl. Muararajeun Baru II No.05, Kelurahan Cihaurgeulis, Kecamatan Cibeunying Kaler, Kota Bandung, Selasa (19/12/2023) sore. Korban diduga meninggal karena tersengat listrik saat membenarkan bagian atap rumahnya.

Menurut keterangan Bapak Rudi, yang melaporkan kejadian tersebut ke Diskar PB Kota Bandung, korban sejak pagi hari sudah berada di atap rumah untuk memperbaiki atap yang bocor. Sekitar pukul 16.00 WIB, korban meminta pasir kepada tetangganya, Bapak Indra, untuk menutup bagian atap yang rusak. Namun, ketika Bapak Indra kembali membawa pasir dan memanggil-manggil korban, tidak ada jawaban dari korban.

Baca Juga :  Bey Machmudin Lantik Penjabat Bupati Subang dan Majalengka

Bapak Indra kemudian mengecek keadaan korban dan mendapati korban sudah tergeletak tidak bergerak di atap rumah. Ia segera memberitahukan hal tersebut kepada keluarga korban dan warga sekitar. Salah satu keluarga korban, Bapak Adi Mustika, yang merupakan adik ipar korban, mengatakan bahwa korban tidak memiliki riwayat penyakit apa pun. Ia menduga korban meninggal karena tersengat listrik.

“Korban tidak punya penyakit, sehat-sehat saja. Mungkin karena tersengat listrik, karena di atap itu ada kabel-kabel listrik,” ujar Bapak Adi.

Setelah menerima laporan dari Bapak Rudi, petugas Diskar PB Kota Bandung segera menuju lokasi kejadian. Petugas tiba di lokasi pada pukul 17.03 WIB dan langsung berkoordinasi dengan pihak kepolisian, Inafis, PLN, dan keluarga korban. Petugas melakukan penilaian di sekitar tempat korban tergeletak dan menduga korban meninggal karena tersengat listrik.

Baca Juga :  Sekda Minta Pemda Kabupaten/Kota Intens Lakukan Koordinasi Tangani Dampak Gempa Garut

“Kami melihat ada bekas luka bakar di tubuh korban dan ada kabel listrik yang terputus di dekat korban. Kami menduga korban tersengat listrik saat memegang kabel tersebut,” kata salah satu petugas Diskar PB Kota Bandung.

Penanganan korban dimulai pada pukul 17.30 WIB setelah pihak Inafis melakukan investigasi. Petugas Diskar PB Kota Bandung kemudian mengevakuasi jenazah korban dengan cara memasukkan korban ke dalam kantong jenazah dan menariknya ke bawah atap. Jenazah korban kemudian diidentifikasi kembali oleh Tim Inafis dan diserahkan kepada pihak keluarga.