Aksi Kejam Pemuda Berjaket Biru Memalak Warung dengan Senjata Tajam

Preman Palak Warung Bandung

JABARTRUST.COM, BANDUNG – Kisah mencekam kembali merebak di dunia maya saat sebuah aksi pemalakan kejam dilakukan oleh seorang pemuda dalam sebuah warung kelontong. Tindakan sadis ini telah mencuri perhatian para netizen dan menjadi perbincangan hangat di berbagai platform Media Sosial (Medsos). Kejadian mengerikan ini mengguncang wilayah Cigadung, Kota Bandung pada Senin (21/8/2023).

Mengutip laporan terpercaya dari fajar.co.id, insiden yang memilukan ini terekam oleh kamera CCTV di lokasi kejadian dan dengan cepat diunggah oleh akun Instagram @beritakotabandung. Dalam rekaman yang menyebar seperti api di dunia maya, terlihat gamblang seorang pemuda bertubuh kurus mengenakan jaket biru, dengan tegas mengancam pemilik warung.

Namun, ancaman ini ternyata bukan sekadar ucap-ucap belaka. Pelaku sadis ini terlihat memegang erat sebilah golok yang mengilap, memancarkan aura bahaya yang nyata. Dengan keberanian yang mengejutkan, ia mengintai pemilik warung dan memaksa korban menyerahkan ponselnya.

Baca Juga :  Pernyataan Pemkot Bandung soal OTT Yana Mulyana

“Dengan cepat, serahkan ponselmu! Segera!” jerit pelaku dengan nada yang menakutkan.

Rekaman video ini juga memperlihatkan momen yang mengerikan ketika pemilik warung dengan lantang menolak untuk menyerahkan ponselnya, meskipun dalam bayang-bayang ancaman yang mengerikan tersebut.

Namun, sikap penolakan ini hanya memperparah situasi. Pelaku tak terbendung dan dengan penuh kejam, ia meminta sejumlah uang dengan nada yang memaksa kepada pemilik warung yang ketakutan.

Kisah mengerikan ini dengan cepat merambat di seluruh Medsos, dan akhirnya menarik perhatian pihak berwajib. Komisaris Polisi Cibeunying Kaler, Kompol Firdaus Iskandarsyah, dengan cepat merespons situasi ini dan mengungkap bahwa pihaknya telah mengirimkan tim ke lokasi untuk menyelidiki insiden ini. Terlepas dari semua kejadian mengerikan ini, tampaknya kepolisian telah mengambil tindakan yang diperlukan guna menangani kasus ini dengan serius.

Baca Juga :  Nelayan Di Cirebon Keluhkan Kelangkaan Solar Dan Pendangkalan Sungai

Kejadian ini mengingatkan kita bahwa dunia maya tak hanya tempat bagi hiburan dan informasi, tetapi juga menjadi cermin pahit atas realitas kejahatan yang dapat terjadi di masyarakat. Semoga tindakan tegas diambil untuk memastikan para pelaku kejam ini mendapat hukuman setimpal atas perbuatan mereka. *Fitho