Dugaan Pungli, SMPN 1 Subang Ternyata Sekolah Dibawah Binaan Kejari Subang

JABARTRUST.COM, Subang – SMPN 1 Subang yang diduga melakukan pungutan liar (pungli) melalui komite sekolah, ternyata merupakan sekolah Bina Adhyaksa Kejaksaan Negeri ( Kejari) Subang.

Hal itu terlihat adanya plang bertulisan SMPN 1 Subang Sekolah Bina Adhyaksa Kejaksaan Negeri Subang di depan sekolah SMPN 1 Negeri Subang itu.

Kepala Seksi Intelijen Kejari Subang, Akhmad Adi Sugiarto, menyatakan Sekolah Bina Adhyaksa adalah sekolah pengenalan hukum sejak dini. Dan dalam urusan komite pihak Kejari Subang tidak ikut campur.

“Terkait dugaan pungli di SMPN 1 Subang, saat ini sedang ditangani tim saber pungli. Sedangkan Sekolah Bina Adhyaksa Kejaksaan Negeri Subang itu merupakan sekolah pengenalan hukum sejak dini,”jelas Akhmad Adi, saat dihubungi melalui Whatsapp nya.

Baca Juga :  Olimpiade Olahraga Siswa Nasional Tingkat SMP di Kabupaten Cianjur Lancar dan Sukses

Dugaan pungli di SMPN 1 Subang ini mencuat, setelah beberapa orang tua mengeluhkan adanya dugaan pungli sebesar Rp 2,5 juta hingga Rp 2,7 juta per siswanya.

Dugaan pungli hingga jutaan rupiah itu diduga diperuntukan kebutuhan sekolah seperti untuk membeli AC dan kebutuhan sekolah lainnya

Pihak sekolah maupun komite sekolah telah membatah adanya pungli di sekolah mereka. Dugaan pungli itu merupakan sumbangan yang sebelumnya telah di musyawarahkan bersama orang tua siwa.

Terlebih, menurut Ketua Komite SMPN 1 Subang, Daeng Makmur, dugaan pungli bermodus sumbangan itu dilakukan setelah sekian lama SMPN 1 Subang yang diklaim masih sekolah favorit tidak pernah mendapatkan bantuan dari Pemerintah maupun dari DPRD Subang.

Baca Juga :  Pembagian Bansos Migor Membludak, Petugas Kewalahan Tertibkan Antrean

Untuk memuluskan pengakuannya bahwa tidak ada dugaan pungli, melainkan sumbangan di DPRD Subang, Ketua Komite SMPN Subang, Daeng Makmur juga beberapa hari lalu mengumpulkan sejumlah perwakilan orang tua siswa.

Sementara itu, pasca dikumpulkan Daeng Makmur di SMPN 1 Subang, sejumlah orang tua siswa yang jumlahnya tidak sampai 50 orang tua siswa, saat ditanya awak media soal dugaan pungli tersebut, mereka hanya bisa bungkam.

Hingga saat ini, masyarakat Subang masih menunggu hasil pengusutan oleh Tim Saber Pungli Subang. Sebab dugaan pungli di SMP N 1 Subang itu setiap tahun nilainya cukup fantastis.*(Harry)