Edarkan Sabu, Sat Res Narkoba Polres Subang Bekuk Bunda Dea

JABARTRUST.COM, SUBANG – Seorang Ibu Rumah Tangga (IRT) berinisial AR alias Bunda Dea (24) diamankan oleh tim Sat Res Narkoba Polres Subang, Polda Jawa Barat karena mengedarkan narkoba jenis sabu.

Bunda Dea diamankan di kediamannya di wilayah Kecamatan Dawuan, Kabupaten Subang.

Kapolres Subang, AKBP Ariek Indra Sentanu melalui Kasat Res Narkoba Polres Subang, AKP Heri Nurcahyo mengatakan, IRT ini berhasil diamankan berawal dari informasi masyarakat bahwa sering mengedarkan narkoba di lingkungan rumahnya.

“Setelah menerima informasi tim kami langsung bergerak ke TKP untuk melakukan penyelidikan dan benar, saat itu perempuan itu sedang berada di dalam rumahnya,” kata Heri, Selasa (22/08/2023).

Ditambahkan Heri, setelah mengamankan pelaku, anggotanya langsung melakukan penggeledahan terhadap rumah pelaku.

Baca Juga :  TIM ATLIT KALIPUCANG TARGETKAN PIALA KEMENPORA

“Setelah dilakukan penggeledahan terhadap rumah yang dihuni tersangka, kami menemukan barang berupa sebuah timbangan digital merk camry, satu pak plastik klip bening, sebuah lakban coklat, sebuah lakban hitam yang ditemukan di dalam lemari kamar,” tambah Heri.

Tidak hanya itu, dalam penggeledahan itu juga, ditemukan kembali satu paket plastik klip sedang berisi narkotika jenis sabu di dalam bungkus rokok merk Djarum Super yang diselipkan di tiang dapur di pinggir rumah yang dihuni bunda Dea.

Selain itu, petugas juga mengamankan satu unit handphone android merk Oppo type Reno 4F berikut simcard milik pelaku.

Dari hasil keterangan pelaku, barang narkoba tersebut diperolehnya dari seorang pria berinisial A, yang kini masuk dalam Daftar Pencarian Orang (DPO) Sat Res Narkoba Polres Subang.

Baca Juga :  Gagal Ginjal Akut Pada Anak Bertambah Menjadi Lima, Empat Pasien Dinyatakan Meninggal

“Pelaku ini terkenal licin. Tapi berkat informasi dari masyarakat dan kegigihan anggota Sat Res Narkoba, sudah dapat kami amankan, pelaku berserta barang buktinya kami bawa ke kantor untuk pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Heri.

Atas perbuatannya, IRT ini disangkakan Pasal 114 ayat (1) atau Pasal 112 ayat (1) UU RI Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika.*(Harry)