Itenas Bandung Perkenalkan Budaya Sunda ke Mahasiswa Asing melalui BRIDGE Exploration of Sundanese Culture 2022

JABARTRUST.COM, BANDUNG – Institut Teknologi Nasional (Itenas) menyelenggarakan sesi kesebelas dan dua belas dari Building Relationships, Intercultural Dialogue, and Global Engagement (BRIDGE) Exploration of Sundanese Culture 2022 bertempat di kampus Itenas Bandung, Sabtu (3/12/2022).

Kegiatan tersebut, sebagai salah satu rangkaian dari program BRIDGE yang juga diselenggarakan oleh tujuh kampus lainnya di Kota Bandung.

Mengangkat topik mengenai Kriya (Desain Interior), kegiatan dari program BRIDGE: Exploration of Sundanese Culture 2022 berlangsung secara tatap muka dengan menghadirkan Dr. Jamaludin, S.Sn, M.Sn. dari Itenas sebagai narasumber.

 

Dalam sesi tersebut, Dr. Jamaludin membawa 10 buah kerajinan khas Sunda boboko untuk dijadikan buah tangan bagi mahasiswa yang berpartisipasi. Kegiatan ini dihadiri oleh mahasiswa internasional dari perguruan tinggi se-Bandung Raya, diantaranya Universitas Padjadjaran, Telkom University, Universitas Kristen Maranatha, Universitas Katolik Parahyangan, Universitas Widyatama, Universitas Pendidikan Indonesia dan Politeknik Negeri Bandung.

Baca Juga :  Perbaikan Rumah Desa Jalupang Dikebut Satgas TMMD

Mahasiswa internasional yang berpartisipasi berasal dari Jerman, Rwanda, Jepang, Korea, India, Saudi Arabia, Kazakhstan, Gambia, Filipina, Malagasy,Timor Leste, China, Malaysia, Thailand, Afghanistan, Mesir, Uzbekistan, Rusia, Tajikistan, dan Ghana.

Kepala KUI Itenas, Dr. Eng. Dyah Asri H. Taroepratjeka mengatakan bahwa program BRIDGE: Exploration of Sundanese Culture 2022 sendiri dilaksanakan berdasarkan Indikator Kerja Utama (IKU) berdasarkan Keputusan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Nomor 754/P/2020 sebagai alat ukur kinerja perguruan tinggi yang adaptif dan berbasis luaran lebih konkret, yang juga merupakan alat ukur dari implementasi program Merdeka Belajar-Kampus Merdeka (MBKM).

Salah satu parameter IKU yang perlu dicapai adalah jumlah mahasiswa asing. Oleh karena itu, Konsorsium Kantor Urusan Internasional Bandung (KUI Bandung) mengadakan kegiatan bersama untuk berbagi sumber daya yang dimiliki oleh masing-masing perguruan tinggi untuk melakukan kegiatan kolaborasi Building Relationships, Intercultural Dialogue, and Global Engagement (BRIDGE).

Baca Juga :  Sinergi dengan Awak Media, Bawaslu Kab.Tasik Gelar Diskusi Tata Kelola Kehumasan

“Kegiatan ini ditujukan bagi para mahasiswa asing yang menempuh studi di sepuluh perguruan tinggi anggota konsorsium KUI Bandung selama delapan minggu untuk melakukan eksplorasi budaya Sunda, sebagai bagian dari diplomasi,” terangnya.

Dikatakannya tujuan dari program BRIDGE: Exploration of Sundanese Culture 2022 adalah untuk mempromosikan budaya dan kearifan lokal, khususnya budaya Sunda kepada mahasiswa Internasional yang berdomisili di Bandung Raya.

Selain itu, juga memberikan wadah bagi mahasiswa internasional untuk membangun komunikasi dan jejaring dengan sesama mahasiswa internasional di kampus dan menumbuhkan engagement sosial dan budaya mereka di Bandung Raya sebagai bagian dari upaya membangun soft diplomacy.

Program ini juga diharapkan memiliki output berupa meningkatnya IKU 2 bagi masing-masing perguruan tinggi, yaitu jumlah mahasiswa mendapat pengalaman di luar kampus dan IKU 6 terkait dengan kerjasama universitas dengan universitas Mitra yang termasuk ke dalam peringkat 100 QS WUR by subject.

Baca Juga :  5.118 Hewan Ternak di Garut Sembuh Dari PMK

Di samping itu, ada juga jumlah mahasiswa asing yang berkegiatan di kampus yang dapat diakui untuk pemeringkatan QS dan THE.

“Melalui program BRIDGE ini, diharapkan dapat memberi dampak positif, baik untuk mahasiswa maupun perguruan tinggi. Seperti bertambahnya jumlah mahasiswa asing di Indonesia, peningkatan reputasi internasional bagi perguruan tinggi penyelenggara, dan sebagai prototipe MBKM untuk mahasiswa internasional,” tambahnya. ***(Rio)