Jelang Pemilu 2024, Bawaslu Temukan Poster Bergambar ASN Jadi Calon Bupati

JABARTRUTS.COM, KAB. TASIK – Jelang Pemilu 2024, Poster berisi dukungan calon bupati mulai bertebaran di wilayah Kabupaten Tasikmalaya. Salah satunya poster pencalonan Aparatur Sipil Negara yang berdinas di lingkungan Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya. Poster dukungan calon Bupati Tasikmalaya itu menampilkan sosok KH. Atam Rustam yang menjabat sebagai kepala sekolah salah satu Madrasah Aliyah di Kecamatan Sukarame.

Poster itu beredar di sejumlah jalan utama di beberapa kecamatan. Selain berisi narasi dukungan prabowo sebagai calon presiden, foto dalam poster ini dominan berisi dukungan dengan sosok KH. Atam Rustam Calon Bupati Tasikmalaya 2024.

Atas beredarnya poster dukungan calon bupati tersebut, Badan Pengawas Pemilu Kabupaten Tasikmalaya langsung lakukan upaya pencegahan dengan bersurat pada Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya.

Baca Juga :  Heboh Anggaran Masjid Al Jabbar, RK: Aspirasi Jutaan Warga

“Kami ada temuan ASN dengan Poster pencalonan sebagai Calon Bupati Tasikmalaya. Walau belum tahapan pendaftaran, kami bersurat pada Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya karena ASN ini dilingkungan Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya,” ujar
Dosi Djuanda Ketua Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya, di Kantornya selasa (6/12/22).

Dodi menambahkan, sesuai Undang Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negara, ASN dilarang melakukan politik praktis. ASN juga harus menjaga netralitas tidak mendukung calon kepala daerah atau mencalonkan diri.

“Dalam dengan Undang Undang nomor 5 tahun 2014 tentang aparatur sipil negera, disebut ASN dilarang melaksanakan kegiatan politik praktis. ASN harus menjaga netralitasnya tidak mendukung Calon Kepala Daerah, dilarang Mendekati partai Politik dalam upaya pencalonanya, dilarang mencalonkan diri menjadi calon kepala daerah, termasuk ASN dilarang memasang poster atau spanduk berisi pencalonanya,” tambah Dodi.

Baca Juga :  Ridwan Kamil Resmikan Situ Rawa Kalong Hasil Revitalisasi

Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya Dudu Rohman, mengaku melakukan upaya terkait laporan Bawaslu Kabupaten Tasikmalaya ini. ASN yang bersangkutan sudah dilakukan konfirmasi hingga pemberian peringatan lisan.

“Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya tentunya sesuai aturan melarang ASN untuk melakukan tindakan politik praktis. Mau jadi Caleg, Gubernur ataupun Calon Bupati dan Walikota maka ASN harus mengundurkan diri.” ujar Dudu Rohman, saat ditemui di Kantor Kementrian Agama Kabupaten Tasikmalaya, selasa (6/12/22).

Saat dikonfirmasi, KH. Atam Rustam mengaku tidak memiliki inisiatif memasang poster pencalonan sebagai calon bupati. Menurutnya, pemasangan poster tersebut justru diluar sepengetahuanya dan dilakukan oleh relawan. KH. Atam juga mengucapkan terimakasih kepada Bawaslu dan Kementrian Agama yang sudah mengingatkannya.

Baca Juga :  Hadapi Nataru 2023 Jasa Raharja Sukabumi Turut Serta dalam Gelar Apel Pasukan Operasi Lilin Lodaya 2022 di Terminal Type A Kota Sukabumi

“Bawaslu dan Kemenag Kabupaten Tasikmalaya saya sampaikan terimakasih sudah mengingatkan saya terkait Netralitas ASN dalam Pemilu, saya juga sampaikan terimakasih pada masyarakat atau relawan yang telah memberikan dukungan. Tapi bukan berarti kami tidak menghargai upaya relawan, ini tidak boleh karena saya ASN. Saya berharap dicopot saja lagi spanduk atau poster pencalonan itu. Kalau sudah ditakdirkan jadi Bupati, tanpa baner juga bisa jadi kalau sudah ketentuan ALLOH SWT. Saya secara pribadi juga tidak berinisiatif memasang spandui atau poster pencalonan jadi Bupati,” kata KH. Atam di Kantornya. ***(yudie)