Kuota Buangan Sampah Terpilah Ditambah di Zona 1 TPK Sarimukti untuk Bandung Raya

JABARTRUST.COM, BANDUNG, – Pemerintah Provinsi Jawa Barat (Pemdaprov Jabar) telah memutuskan untuk menambah kuota buangan sampah terpilah ke zona 1 Tempat Pembuangan Akhir (TPK) Sarimukti untuk empat daerah di wilayah Bandung Raya. Keempat daerah tersebut, yaitu Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung, telah melampaui kuota sampah yang telah disepakati sebelumnya.

Menurut Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Prima Mayaningtias, penambahan kuota ini didasarkan pada rapat koordinasi penanganan darurat sampah Bandung Raya yang dihadiri oleh seluruh anggota Satuan Tugas Penanganan Darurat Sampah Bandung Raya pada Jumat (13/10/2023).

Prima menjelaskan, selama masa darurat, ada kuota tertentu yang berlaku, dengan kuota terakhir pada tanggal 12 September 2023 sebesar 31.000 ton. Namun, terdapat penambahan kuota baru yang diberlakukan pada tanggal 5 Oktober 2023 sebesar 4.901 ton.

Baca Juga :  Polres Cirebon Kota Berhasil Amankan 3 Tersangka Ganjal ATM

Pada 13 Oktober 2023, masih tersisa kuota, tetapi Kota Bandung, Kota Cimahi, Kabupaten Bandung Barat, dan Kabupaten Bandung telah habis kuotanya pada tanggal 9, 11, dan 13 Oktober. Sebagai respons terhadap situasi ini, pada tanggal 7 Oktober, satuan tugas telah melakukan penataan lahan seluas 1,37 hektare untuk menampung sampah baru, dan telah disepakati untuk menambah kuota pembuangan sampah di Zona 1 TPK Sarimukti untuk keempat daerah tersebut.

Prima menjelaskan lebih lanjut bahwa jumlah ritase tersebut dihitung berdasarkan volume rata-rata truk sampah sebesar 12 meter kubik dengan densitas sampah di truk sebesar 0,35 ton per meter kubik. Oleh karena itu, selama masa darurat, hanya truk dengan kapasitas maksimal 12 meter kubik yang diizinkan masuk ke TPK Sarimukti.

Baca Juga :  Amankan Mudik dan Lebaran, Jabar Gelar Operasi Ketupat Lodaya

Dalam rangka mengatasi krisis sampah ini, masing-masing kabupaten dan kota diharapkan dapat membuat simulasi atau rencana pengiriman sampah harian dengan memperhatikan jumlah sampah maksimal yang dapat dibuang ke zona 1 hingga 12 November 2023.

Prima juga menekankan bahwa selama operasi Zona 1 TPK Sarimukti, jam operasional dibatasi mulai pukul 08.00 hingga 16.00 WIB setiap harinya. Dengan keterbatasan kapasitas zona darurat, Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat akan melakukan pemantauan secara berkala dan melaporkan kepada masing-masing kabupaten dan kota untuk pemantauan dan pengendalian yang lebih efektif.