Langkah Kementan Atasi Dampak Musim Kemarau di Tanah Air

Langkah Kementan Atasi Dampak Musim Kemarau di Tanah Air
Langkah Kementan Atasi Dampak Musim Kemarau di Tanah Air

JABARTRUST.COM, Subang – Musim kemarau yang memberikan dampak besar kepada masyarakat masih melanda di tanah air. Dampak dari cuaca buruk tersebut juga tentunya sangat dirasakan pada sektor pertanian.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Menteri Pertanian Harvick Hasnul Qolbi menyebut bahwa musim kemarau yang memberikan dampak pada sektor pertanian kali ini diakibatkan dengan cuaca kemarau dan juga di tambah adanya el nino.

“Memang kita tahu juga ini soal el nino ini tapi kita berharap musim hujan ini bisa cepat ya, kemarin kita terus berkoordinasi Oktober November ini mudah-mudahan kalau memang jadi el nino-nya tidak terasa tentu langkah-langkahnya banyak sekali ya pertanian ini,” ujar Harvick saat melakukan kunjungan kerja di BSIP Ciasem, Subang, Jumat (8/9/2023).

Baca Juga :  Saat Wartawan Terkecoh Jadwal Pemberangkatan Calon Jemaah Haji Asal Subang

Harvick mengatakan, saat ini Kementrian Pertanian telah mengambil beberapa langkah untuk mengatasi dampak lebih dari hajaran musim kemarau kepada sektor pertanian. Menurutnya, salah satu langkahnya yakni dengan memperbaiki irigasi pengarian serta dapat memperbanyak benih dan bibit dengan ketahanan yang lebih lama, sehingga pasokan kebutuhan masih dapat dirasakan terus oleh masyarakat.

“Ada 9 langkah utama yang pertama saja tentu memperbaiki apa irigasi pengairan, terus juga pompa-pompa kita perbanyak menyiapkan benih-benih bibit-bibit yang lebih tahan lagi di tengah situasi yang seperti ini, agar bisa lebih terus banyak. Kita juga soal penyuluhan kita tingkatkan apa namanya vokasi juga kita kembangkan terus mengatasi ini semua. Insya Allah mudah-mudahan sampai kita berdiri sama-sama di sini capaiannya cukup baik,” katanya.

Baca Juga :  Bawaslu Jawa Barat Memastikan Pemilu 2024 Berjalan Sesuai Aturan

Dalam kesempatan itu, Harvick juga berharap air hujan dapat segera turun dalam waktu cepat. Sehingga, kondisi permasalahan di musim kemarau cepat terasi dan sektor pertanian dapat kembali normal.

“Kalaupun ada sedikit saja kemarin di Karawang itu ada penurunan air, baru minggu kemarin saya ke sana juga itu satu centi laporan Ibu Bupati ya kemarin melaporkan kepada saya hanya sedikit satu bulan itu satu centi. Jadi kalau kita analogikan katakan November ini udah bisa hujan Insya Allah mudah-mudahan bisa teratasi,” ucapnya.

Sementara itu, Harvick juga meminta kepada petugas-petugas yang berada di sektor pertanian yang sudah tersebar di Indonesia agar selalu menampung keluhan masyarakat jika terdapat permasalahan terutama di pertanian.

Baca Juga :  IJTI Korda Bogor Raya Kecam Oknum Anggota Polisi yang Mengintimidasi Jurnalis Metro TV

“Jadi masyarakat juga kami himbau utamanya masyarakat pertanian agar terus melakukan kegiatan-kegiatan, karena apapun keluhannya silakan disampaikan UPT kami tersebar di seluruh Indonesia ini untuk menampung semua aspirasi dari masyarakat,” pungkasnya.***(Harry)