(Panwaslu) Kecamatan Langensari, Kota Banjar, gelar Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Pemilu tahun 2024

Panitia Pengawas Pemilihan Umum (Panwaslu) Kecamatan Langensari, Kota Banjar, gelar Publikasi dan Dokumentasi Pengawasan Pemilu tahun 2024, Rabu (6/12/2023).

Pengawasan pemilu 2024, dimulai sejak tanggal 28 November 2023 – 5 Desember 2023, sejauh ini belum ditemukan bentuk pelanggaran maupun laporan seputar kegiatan para Calon.

Yudi Dwi Nugroho, selaku Kordinator divisi Sumberdaya Manusia organisasi Pelatihan Pendidikan dan Datin, menjelaskan Panwaslu kecamatan Langensari, terus memantau dan mengawasi dalam setiap kegiatan para calon di saat berkampanye.

“Kami telah melaksanakan pengawasan, kampanye termasuk menghimbau kepada seluruh ASN, Penyelenggara Pemilu, TNI, Polri, dan Pegawai BUMN termasuk kepala Desa termasuk perangkat nya agar selalu menjunjung tinggi Netralitas Pemilu 2024,” kata Yudi.

Baca Juga :  Peringati Hari Armada RI, Angkatan Laut Gelar Bakti Sosial di lokasi gempa bumi Cianjur

Selama melaksanakan pengawasan belum di temukan pelanggaran atau pun aduan, mengenai APK yang selama ini telah di tertibkan ditempat yang di larang, pihak Panwaslu kecamatan Langensari sudah mencoba menghimbau sekaligus berkordinasi dengan para Caleg pemilik APK yang terpasang di tempat yang sudah di larang, sesuai keputusan Walikota nomor 273/330/2023, tetang larangan tempat/Lokasi kampanye di kota Banjar, serta keputusan KPU kota Banjar nomor 56 tahun 2023, tentang tempat/lokasi pemasangan Alat Peraga Kampanye (APK).

“Untuk APK yang memasang di tempat yang di larang, sesuai keputusan Walikota, dan keputusan KPU Kota Banjar, kami sudah menghimbau, bahkan kami coba panggil Calon agar memasang di tempat yang tidak melanggar, kan semua sudah di atur, tapi keesokan hari nya APK tersebut kembali terpasang di tempat yang memang di larang,”Jelasnya

Baca Juga :  Satlantas Polrestro Depok Himbau Pengendara Tidak Merokok Saat Berkendara

Disinggung mengenai pelanggaran media Sosial, Panwas Kecamatan Langensari, saat ini hanya bisa melaporkan, karena terbentur dengan alat, jadi untuk pemilu 2024 kali ini, hanya Bawaslu yang punya kapasitas sekaligus alat dalam pengawasan penggunaan media sosial, sebagai sarana untuk berkampanye.

” Terkait pelanggaran kami selalu siap 24 jam, hanya untuk laporan sendiri jangan sampai lewat dari 7 hari, laporan, jika ada pelanggaran masyarakat sendiri bisa melaporkan, sekaligus dalam pelaporan harus di lengkapi bukti,”ujar Yudi lagi

Dalam melakukan pencegahan Panwaslu Kecamatan Langensari, sudah memasang himbauan atau pun peringatan yang tertulis, karena ada beberapa tempat yang di larang untuk berkampanye, seperti tempat peribadatan, Fasilitas pemerintah termasuk tempat belajar mengajar seperti sekolah.

Baca Juga :  CYCLING DE JABAR 2023 Cetak Bibit Unggul Atlet Balap Sepeda

Dalam melakukan pencegahan Panwaslu Kecamatan terus melakukan segala upaya pencegahan pelanggaran, yang sudah di atur dalam keputusan Walikota dan kPU Kota Banjar, dalam penyelenggaraan Pemilu tahun 2024 tetang pengawasan Pemilu.