Polisi Amankan Seorang Pemuda Di Tasik Bacok Temanya Dengan Golok, Gara-gara Utang 50 Ribu

JABARTRUST.COM, KAB.TASIKMALAYA – Hanya gara-gara utang 50 ribu, Arip Hidayatuloh (AH), Warga Cijolang Desa Margalaksana, Kecamatan Sukaraja Kabupaten Tasikmalaya tega menebas teman mainnya berkali-kali.

Korban bernama Ahmad Faisal mengalami luka robek pada bagian kaki, kepala, tangan dan punggungnya hingga harus jalamlni perawatan intensif di rumah sakit.

Kasat Reskrim Polres Tasikmalaya, AKP Dian Pornomo mengatakan, kejadian itu terjadi pada 30 Agustus 2022 saat korban tengah main bersama teman-temannya sambil ngeliwet. “Saat itu tersangka datang ke lokasi dalam keadaan mabuk tuak menggunakan sepeda motor, mereka ngaliwet bersama, sambil bernyanyi dan bermain gitar.” ujar Dian saat Pres Reles di Mako Polres Tasikmalaya Kamis 8 September 2022.

Menurut Dian, saat itu pelaku menghampiri korban yang sedang berkumpul. Korban bernyanyi dengan keras di depan pelaku. “Saat itu lirik lagu yang dinyanyikan korban yakni “Manis Dibibir” tersnagka yang saat itu mempunyai utang tersinggung, lalu mengajak korban kerumahnya dengan dalih untuk mengambil ikan di belakang rumahnya untuk ngaliwet,” kata dia.

Baca Juga :  Terkait manajemen ASN, transformasi digital, dan reformasi birokrasi

Saat korban tengah mengambil ikan di belakang rumah tersangka, lalu pelaku langsung menebas korban dengan golok sepanjang lebih dari 50 senti meter itu dari bagian belakang. “Saat itu korban sempat bertanya, kepada pelaku, ada apa sambil menghindar menjauh, karena korban terjatuh karena terlilit oleh sarung golok itu ditebaskan berkali-kali,” jelas Pornomo.

Beruntung nyawa korban tertolong, karena saat kejadian ada ayah pelaku yang menolong korban. Motif tersangka menganiaya korbannya karena ada utang piutang sebesar Rp 50 ribu untuk membeli obat. “Pelaku ini mempunyai utang sebesar Rp 50 ribu, karena tersinggung nyanyiannya, sehingga pelaku menganiaya korban dengan golok,” ujar dia.

Akibat perbuatannya, pelaku diancam Tindakan Pidana Penganiayaan yakni pasal 351 ayat 2 dengan ancaman tujuh tahun penjara. ***(yudie)

Baca Juga :  Keren, Ciharashas Motor Bengkel tertua di Cianjur