Seasons in Cities tetap trendy serta mengutamakan kenyamanan pemakainya

JABARTRUST.COM, BANDUNG – Kota Bandung tak ada habisnya menghadirkan brand fashion yang mempunyai ciri khas dan gaya berbeda. Brand-brand fashion dari Kota Kembang ini juga menyasar beragam kalangan masyarakat.

Terbaru, sebuah brand bernama Seasons in Cities hadir meramaikan dunia fashion di Bandung. Brand lokal ini juga mulai merambah pasar nasional bahkan internasional dengan produknya berupa pakaian anak muda.

Menariknya meski menyasar anak muda, Seasons in Cities mengenalkan produk mereka yang berkonsep modest fashion, sebuah gaya berbusana rapih dan tertutup namun tetap mengedepankan gaya trendy.

Meski sama-sama tertutup, namun modest fashion berbeda dengan gaya busana muslim pada umumnya. Dengan gaya modest fashion ini, pemakainya tidak harus menggunakan hijab.

Baca Juga :  Sukses Laksanakan Program Samisade, Pemkab Bogor Bulan Ini Akan Kembali Cairkan Dana Samisade Untuk Seluruh Desa

Itu artinya, konsep modest fashion yang diusung Seasons in Citie ini diperuntukkan tidak hanya bagi mereka yang benar-benar ‘tertutup’, tapi juga semua perempuan tanpa memandang agama dan latar belakang.


“Brand kita berfokus pada modest fashion dimana produk tersebut diperuntukan pria dan wanita. Untuk wanita hijab maupun non hijab, produk kita tidak memperlihatkan lekuk tubuh dari si pemakai,” kata Tri Wahyuni, fashion designer Seasons in Cities,

Meski mengusung konsep modest fashion, namun Tri memastikan desain produk dari Seasons in Cities tetap trendy serta mengutamakan kenyamanan pemakainya.

“Di setiap produk yang kita hasilkan, dengan desain yang trendy, namun tetap mementingkan kenyamanan hingga pemilihan bahan dengan kualitas terbaik,” ungkapnya.

Baca Juga :  BNPB Bekali Personel di Daerah Untuk Meningkatkan Pemahaman PMK

Sementara itu, Vice Chairwoman Indonesia Halal Lifestyle Center Jetti Rosila Hadi menuturkan, ada perbedaan yang cukup mencolok dari modest fashion dengan gaya busana muslim.

“Kalau muslim fashion itu sudah punya kriteria tertentu sesuai apa yang dianut pemakainya. Kalau yang modest fashion dipakai secara luas, sebetulnya baju sopan yang ketentuannya tergantung tempat dan waktu,” ujar Rosila.

“Jadi memang kalau misalnya muslim fashion itu pasti modest. Kalau modest fashion belum tentu muslim fashion,” lanjutnya.

Menurutnya perkembangan fashion membuat gaya berbusana tertutup sudah menjadi tren di kalangan anak muda saat ini. Itulah kenapa modest fashion hadir untuk menyediakan produk fashion tertutup namun tidak hanya untuk kalangan muslim.

Baca Juga :  Tiba Di Rumah Dinas Pihak Keluarga Minta Waktu Ridwan Kamil Untuk Beristirahat

“Kalau dilihat perkembangan sekarang memang banyak sekali perempuan yang menutup aurat. Tapi caranya kan beda-beda sesuai pemakainya. Produsen modest fashion ini sangat menguntungkan karena luas,” pungkasnya.