Sesuai Dengan Usia Kota Cirebon, KAI Tanam 654 Pohon Hijaukan Stasiun

JABARTRUST.COM, CIREBON – PT. KAI Daop 3 Cirebon melakukan 654 pohon di stasiun Cirebon Prujakan.

Vice President KAI Daop 3 Cirebon, Dicky Eka Priandana mengatakan, penanaman pohon tersebut merupakan program demi mewujudkan zero emisi.

‚ÄúPenanaman pohon merupakan salah satu program strategis perusahaan yang sesuai dengan PBB terkait melindungi, merestorasi dan meningkatkan keberlanjutan ekosistem daratan,”katanya kepada awak media, Jumat (11/8).

Dirinya melanjutkan, penanaman pohon ini juga merupakan langkah untuk memperingati HUT Kota Cirebon ke 654.

“Program ini ditujukan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan dapat menangkal polusi udara sekaligus mendukung program pemerintah dalam Gerakan Tanam Satu Juta Pohon,”lanjutnya.

Ia memaparkan, total pohon yang ditanam sebanyak 654 pohon.

Baca Juga :  Usai Libur Lebaran, Vaksinasi di Jabar Kembali Dipacu

Jumlah tersebut tentunya sesuai dengan usia dari Kota Cirebon sendiri.

654 pohon tersebut terdiri dari berbagai jenis, diantaranya, trembesi, ketapang kencana, tabebuya, klengkeng, alpuket, glodokan dan mangga, yang nantinya juga akan dialokasikan ke seluruh Kota Cirebon.

“Langkah penghijauan di stasiun juga dilakukan dengan pembuatan taman-taman di area stasiun yang merupakan bagian dari peningkatan pelayanan kepada para pelanggan,”paparnya.

Dicky menilai, dengan semakin banyak stasiun yang hijau, maka pelanggan akan merasa nyaman saat akan menggunakan layanan kereta api.

“Lingkungan yang asri juga akan menyejukkan dan indah dari sudut estetika,”paparnya.

Menurutnya, program KAI Go Green ini sejalan dengan pernyataan Presiden Joko Widodo pada konferensi G20 dimana Indonesia berkontribusi dalam menangani perubahan iklim dan mengelola lingkungan secara berkelanjutan.

Baca Juga :  Warga Masih Antusias Dapatkan Vaksin Covid-19

“Penanaman pohon akan memberikan banyak nilai positif seperti menjadikan udara lebih bersih, mengurangi dampak pemanasan global, dapat menyerap polusi udara, sekaligus membantu pencapaian target emisi 0 pada tahun 2060,”tutupnya. ***(Sakti)