Sumedang Menyimpan Misteri Jejak Kehidupan Purba

Jabartrust.com, Bandung,– Siapa sangka, Sumedang yang terkenal dengan tahunya ternyata menyimpan misteri jejak kehidupan purba. Hal ini terungkap setelah Museum Geologi Badan Geologi melakukan penyelidikan selama bertahun-tahun di Lembah Cisaar Desa Jembarwangi, Kecamatan Tomo, Kabupaten Sumedang.

Lembah Cisaar merupakan salah satu daerah di Jawa Barat yang kaya akan fosil. Di sini, telah ditemukan beragam jenis makhluk purba seperti fosil gajah, kura-kura, badak, kuda nil, rusa, buaya, babi, banteng, gigi hiu, moluska, kayu, serta artefak berupa alat batu.

Penemuan alat batu ini menyiratkan adanya kehidupan manusia purba jutaan tahun yang lalu. Hal ini menjadi bukti bahwa Sumedang pernah menjadi tempat tinggal manusia purba di masa lalu.

Baca Juga :  Hadirkan 4 Tim, Trofeo PSGJ Jadi Ajang Seleksi Pemain Jelang Liga 3 Series 2

Dengan ditemukannya fosil vertebrata dan artefak ini, maka didirikanlah Site Museum Lembah Cisaar Sumedang oleh Badan Geologi sebagai upaya untuk pelestarian, pendidikan, serta pengembangan destinasi wisata.

Wakil Bupati Erwan Setiawan meresmikan pembukaan Site Museum Lembah Cisaar pada Kamis (24/08/2023). Dalam sambutannya, Erwan berharap warga setempat turut serta aktif menjaga dan melestarikan site museum ini karena diperkirakan masih banyak fosil yang tersebar.

“Kami berharap warga setempat dapat ikut serta menjaga dan melestarikan site museum ini. Kami juga akan terus berupaya untuk mengembangkan site museum ini agar menjadi destinasi wisata yang menarik dan edukatif,” ujar Erwan.

Kepala Museum Geologi Badan Geologi, Isnu Sulistyawan, mengatakan bahwa Badan Geologi selalu berusaha untuk mengungkapkan berbagai potensi sumberdaya geologi dan menyediakan berbagai informasi geologi yang diperlukan untuk pembangunan dan masyarakat.

Baca Juga :  Kapolres dan Bupati Kuningan Pastikan Harga Kepokmas di Pasar Stabil

“Kami berharap site museum ini dapat menjadi sarana edukasi bagi masyarakat untuk mengenal lebih jauh tentang jejak kehidupan purba di Indonesia,” ujar Isnu.