Jasa Marga Siapkan Rekayasa Arus Mudik dan Balik Idul fitri 1445 Hijriah

JABARTRUST.COM, Bandung – Menjelang arus mudik dan balik Idulfitri 1445 Hijriah, Jasa Marga mempersiapkan rekayasa lalu lintas di ruas tol Cipularang dan gerbang tol  Pasteur.

Hal tersebut diungkapkan Senior General Manager Jasa Marga Metropolitan Toll Road Regional Division Widiyatmiko Nursejati, agar arus mudik dan balik Idulfitri tahun ini memberikan kesan dan kelancaran bagi para pengguna jalan tol. Rekayasa tersebut diantaranya, contraflow dan kanalisasi dari Pasteur jika diperlukan.

Kanalisasi dilakukan jika dari arah jalan pasteur terjadi kepadatan karena jarak antara gerbang tol Pasteur ke arah Jakarta dan juga simpang susun sangat dekat. Lalu lintas akan dialihkan keluar gerbang tol Baros, Kopo, Mohamad Toha, dan Buah Batu. Selain itu, Pihaknya juga akan mengurangi lajur dari arah Padaleunyi dengan sistem buka tutup.

Baca Juga :  Wagub Uu Ruzhanul Dorong Santri Jadi Agen Perubahan

“Jadi nanti sistemnya buka tutup cuma prioritasasi untuk pengurasan dari lalu lintas yang dari arah Pasteur menuju Jakarta. Jika sudah sedikit ada perbaikan kinerja lalu lintas yang cukup baik, baru akan kami kurangi sedikit-sedikit agak bertahap,” ujar Widyatmiko.

Rekayasa juga dilakukan di Kilometer 125 dengan sistem buka tutup otomatis saat maghrib ataupun isya saat arus lalu lintas mulai padat di kawasan tersebut. “Namun, kita memang ada hambatan di KM 125 pada kondisi maghrib ataupun isya itu cukup banyak kendaraan yang memulai perjalanan dengan ingin mengisi BBM dahulu. Ini akan dilakukan buka tutup otomatis melalui petugas yang akan melakukan pengarahan buka tutup,” tuturnya.

Baca Juga :  Pesan Ridwan Kamil kepada Forum Jabar Sehat: Terapkan Empat Filosofi Sunda

Pihaknya juga mempersiapkan kontraflow dari km 129 sampai 124. Tapi, rekayasa tersebut dilakukan dengan diskresi dan izin dari kepolisian karena area tersebut memiliki kontur tikungan dan naik turun. Tak hanya itu, rekayasa juga dilakukan di rest area 97 dan 88 tol Cipularang yang biasanya menjadi titik kepadatan pemudik, untuk dialihkan ke rest area 88b.

Widyatmiko menyatakan, rekayasa tersebut diprioritaskan saat arus balik Lebaran, tapi pihakya sudah bersiaga setiap akhir pekan. Agar arus mudik dan balik lebih lancar, pihak Jasa Marga pun mengoperasikan akses keluar tol km 99A dan 99B ruas tol Cipularang, dan penyesuaian alinyemen Gerbang Tol Kalitama 1 dan 2.

Baca Juga :  Pohon Tumbang Timpa Rumah Hingga Roboh

Jasa Marga juga memfungsikan JJS Segmen Sadang-Kutanegara untuk arus balik. Puncak arus mudik yang melalui tol cipularang diprediksi terjadi pada 6 April 2024, dan arus balik pada 15 April 2024. Widyatmiko pun memprediksi, volume kendaraan yang melalui Tol Cipularang dan Padaleunyi meningkat 54,13 persen dibandingkan hari normal, dan meningkat 5,94 persen dibandingkan Idulfitri 2023.

Jasa Marga mengimbau kepada para pemudik untuk:

  • Memperhatikan informasi terkini terkait rekayasa lalu lintas
  • Melakukan perjalanan di luar puncak arus mudik dan balik
  • Memastikan kendaraan dalam kondisi prima
  • Mengecek saldo e-toll dan mengisi pulsa
  • Berkendara dengan tertib dan patuhi peraturan lalu lintas. ***(Red)